search engine

postingan terbaru

Senin, 11 Januari 2010

Mencegah Copy atau Cut File Dari Komputer ke Flashdisk

Disini saya memberikan sebuah tips untuk mencegah pengambilan data dari komputer
anda ke flashdisk dalam arti seseorang tidak akan bisa mengambil data dari komputer
anda untuk
dimasukkan ke flashdisk orang tersebut, tetapi anda tetap bisa mengambil data
dari flashdisk
untuk dimasukkan ke komputer anda.

Berikut langkah-langkahnya :
1. Masuk ke Regedit ( Tekan Tombol Windows+R lalu ketik regedit)
2. Masuk ke HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
3. Klik kanan pada folder Control pilih New–>Key
4. Beri nama folder baru itu dengan “StorageDevicePolicies”
5. Lalu klik kanan di folder dengan nama “StorageDevicePolicies”,
lalu pilih New–>Dword
6. Beri nama “WriteProtect”
7. Klik 2x Dword dengan nama “WriteProtect” tersebut, lalu ganti Value
Data menjadi 1
8. Restart Komputer anda

Berikut pesan yang tampil jika ada seseorang mencoba copy/cut data dari komputer
anda
untuk dimasukkan di flashdisk

*. Untuk mengembalikan seperti semula anda tinggal mengganti Value Data dari
key “WriteProtect” menjadi 0

Cara Mendapatkan Uang dari Blog (Make Money Blogging)

Mulanya saya belajar ngeblog secara otodidak di freehosting blogspot.com. Hingga kini sebenarnya masih lebih banyak otodidaknya melalui informasi yang disediakan google dan juga yahoo. Dan itulah proses yang panjang dan melelahkan! Perjalanan panjang yang menyita bukan saja waktu, tenaga, materi dan juga kerja saya yang hanya berawal dari orang perantauhan dan kerja jadi buruh di Jakarta, awalnya ikut kerja kuli bangunan trus kerja di mebel sebagai kuli tukang plitur dan juga angkat – angkat barang untuk dikemas dalam container untuk paket pengiriman, itulah yang kini menjadi modal besar untuk semakin bersemangat dan bersyukur dengan keadaanku sekarang mencari sesuatu yang baik untuk perjalanan nasibku. Sampai di mana nantinya?
Menurut saya, tidak akan pernah ada titik puncak di bisnis blogging dan internet marketing ini. Sepanjang manusia masih membutuhkan internet sebagai bagian dari keniscayaan peradaban modern, maka sepanjang itu pula inovasi dan improvisasi bisnis online juga dilangsungkan. Nah, di manakah posisi anda saat ini?

Banyak ilmu berharga yang bisa dipelajari di internet Untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Secara keseluruhan, program - program yang dapat diikuti untuk menghasilkan uang dari blog dapat kita kelompokkan menjadi beberapa bagian besar, antara lain:

Pay Per Click (PPC)
Shopping Networks
Affiliate Marketing
Inline Contextual Ads
Paid Text Links
Pay Per Post/Paid Review
Ad Networks
Pop-Up Ads
Lain-lain

Bagian pertama tentang Cara Mendapatkan Uang dari Blog (Make Money Blogging) ini, saya hanya akan mengulas tentang Pay Per Click (PPC) dan Shopping Networks saja.,Sambungan ulasan berikutnya nanti kalo dah dapat ilmu lagi Semoga bisa membantu karena saya juga masih belajar, Jadi sama - sama belajar Autodidak. Walaupun masi h sederhana bisa membantu kita semua untuk semakin sukses di dunia blogging dan internet marketing.

PAY PER CLICK ( PPC )
Program periklanan PPC (Pay Per Click) membayar bila seorang pembaca/pengunjung blog mengklik pada iklan tersebut. Pembayaran biasanya bervariasi berdasarkan sejumlah faktor, termasuk jenis iklan, nilai kata kunci yang dihasilkan iklan, melalui klik per tayang (CTR/Click Through Rate) untuk blog, dan umur blog. Google AdSense adalah yang paling banyak dikenal dan digunakan sebagai PPC program, tetapi ada pilihan lain

Google Adsense
Google Adsense adalah program PPC yang paling terkenal dan paling banyak diikuti oleh para blogger saat ini. Banyak blogger yang meraih hingga ribuan dollar dari iklan berbasis klik ini. Cara bergabungnya sangat mudah. Anda hanya perlu memiliki blog berbasis bahasa Inggris dengan topik apa saja, bisa di blog gratisan seperti di blogspot.com atau di blogsome.com. Untuk mendaftarkan blog anda, kunjungi situs Google Adsense Program dan ikuti petunjuk pendaftaran selanjutnya. Jika blog anda sudah diapprove (diterima) oleh Google Adsense, maka tahap selanjutnya adalah memasang kode iklan di blog anda. Jika iklan Adsense sudah tayang di blog anda, maka anda akan dibayar jika ada orang yang mengklik iklan tersebut. Untuk selanjutnya, silahkan anda pelajari bagaimana cara mengoptimalkan pendapatan dari Google Adsense. Cari saja di internet.

AdBrite
AdBrite Marketplace adalah alternatif kedua yang bisa anda ikuti sebagai program PPC. Mekanisme kerjanya hampir sama dengan Google Adsense di atas. Pembayaran melalui cek yang akan dikirim ke alamat rumah anda. Nantinya, jika sudah dapat cek, Klik di sini untuk mendaftar program AdBrite.

Yahoo Publiser
Yahoo! Publisher juga mirip dengan Google Adsense, tetapi tidak banyak digunakan sebagai iklan PPC. Program Yahoo! Publisher hanya terbuka untuk publisher/blogger di UK dan USA. Mau mendaftar?

BidVertiser
BidVertiser adalah alternatif lain untuk Adsense. Tidak seperti Adsense yang membayar kita ketika earning minimal $100 USD, BidVertiser membayar paling minimal $10 USD melalui Paypal. Serupa dengan AdBrite, tidak diharuskan memiliki blog berbahasa Inggris untuk bisa mendaftar di BidVertiser. Mau mendaftar sebagai publisher di BidVertiser? Clicksor
Clicksor menawarkan berbagai jenis iklan, termasuk teks yang mirip dengan iklan banner Adsense dan InLine iklan teks. Untuk bergabung dengan Clicksor, dibutuhkan blog yang berbahasa Inggris dengan minimal 5000 page views/hari dan bukan di hosting gratisan seperti blogspot.com dan wordpress.com. Jika anda punya blog dengan spesifikasi demikian, maka cobalah daftarkan di Clicksor.

SpeedyAds

SpeedyAds adalah jaringan periklanan PPC milik EntireWeb. Pembayaran melalui Paypal, minimal $50 USD. Blog dengan topik apa saja dan berbahasa apa saja bisa mendaftar di SpeedyAds.

ExoClick

ExoClick juga merupakan program PPC yang layak diikuti. Meskipun earning yang ditawarkan jauh lebih kecil dibanding Google Adsense, tapi jika traffik blog anda memadai, maka tidak ada salahnya memasang iklan ExoClick di blog anda.

Obeus

Obeus menawarkan program advertising yang juga mudah kita ikuti dan sangat fleksibel. Hanya saja bayarannya lumayan kecil. Pembayaran Obeus dilakukan melalui Egold dan Paypal. Mau mendaftar di Obeus?

Etology

Etology juga bisa dijadikan pilihan alternatif untuk program PPC. Harga per klik iklan Etology lumayan besar, jadi tidak ada salahnya bergabung dengan program satu ini. Daftarkan blog anda di Etology.

PPC Lokal Indonesia
Karena tidak memerlukan bahasa Inggris untuk mengetahui tentang broker-broker PPC lokal di Indonesia, maka saya hanya akan mencantumkan nama dan link dari program PPC lokal tersebut di bawah ini:
- KlikSaya.Com
- AdsenseCamp
- Indofad Ada beberapa Program PPC yang sudah lama beroperasi tetapi ternyata terbukti tidak membayar publishernya. Berikut ini adalah beberapa PPC yang scam:
- ADster
- AdDistributor
SHOPPING NETWORK Program jaringan perbelanjaan (shopping networks) sebagian besar adalah program afiliasi yang menawarkan peluang untuk mengiklankan berbagai produk di blog Anda. Sebagian besar dari program-program ini membayarkan persentase penjualan yang dihasilkan dari situs Anda. Apa saja program Shopping Networks itu? Amazon
Amazon mulanya dikenal sebagai tempat membeli buku secara online, tetapi kini kita dapat membeli apapun dari Amazon. Sebagai sebuah affiliate program, Amazon membayar persentase penjualan kepada publisher/blogger yang bergabung sebagai affiliasi mereka. Dengan bergabung dengan Amazon, anda dapat memasukkan teks link ke posting atau banner iklan untuk mempromosikan hampir segala hal di blog anda. Anda juga bisa membuat toko online sendiri sebagai cabang dari Amazon.

Chitika

Program PPC Chitika menawarkan iklan berdasarkan subjek posting di blog Anda atau di mana iklan tersebut dimunculkan (contextual ads). Banyak blogger Indonesia yang sukses dengan program Chitika ini.

WidgetBucks
WidgetBucks sangat mirip dengan Chitika. Daftarkan blog anda bersama WidgetBucks program di sini.

Shopping.com

Shopping.com adalah program PPC yang membayar blogger berdasarkan jumlah klik yang dilakukan pengunjung blog anda yang menuju pada berbagai situs merchant di jaringan Shopping.com.

Overstock.com

Overstock.com membayar hingga 7% komisi pada penjualan yang dihasilkan melalui situs atau blog Anda. Mirip dengan Amazon, anda dapat mempromosikan barang yang dijual Overstock.com di berbagai situs blog yang anda punya.

Shopzilla

Shopzilla sama dengan Amazon dan Overstock. Daftar Shopzilla di sini.

Ebay

Ebay menawarkan dua cara untuk menghasilkan pendapatan. Pertama, anda memperoleh komisi jika seseorang mendaftar di Ebay melalui link di situs/blog Anda. Kedua, Anda mendapatkan 50% dari komisi Ebay bila seorang penawar berhasil membeli barang di Ebay yang diklik dari situs atau blog Anda. Anda dapat memasukkan teks dan iklan banner untuk mempromosikan produk yang dijual di Ebay ke dalam blog yang anda punya. Ebay membayar melalui cek ke alamat rumah anda.


Bahaya Program Anti Virus

Sejak pertama ditemukan virus telah mengalami perkembangan teknologi yang cukup besar, demikian juga program Antivirus yang ada. Sayangnya perkembangan Antivirus biasanya hanya mengejar perkembangan virus dan bukan berusaha mendahuluinya. Antivirus yang ketinggalan (teknologinya) justru dapat mengundang bahaya bagi pemakai.

Ketika virus-virus berhasil dideteksi keberadaannya, virus-virus yang baru selalu bermunculan dengan teknologi yang lebih canggih yang membuat antivirus menjadi tak berdaya . Antivirus yang lama misalnya, selalu dapat di-’tipu’ dengan teknologi stealth, dengan demikian ketika antivirus ini berusaha mendeteksi file-file yang lain, virus yang stealth tadi justru menyebarkan dirinya ke setiap file yang diperiksa.

Di berbagai majalah tentunya Anda sering melihat adanya program-program antivirus ” satuan ” (spesifik) yang tujuannya untuk mendeteksi satu jenis virus. Biasanya para pembuat antivirus tidak memberitahukan cara-cara yang benar untuk menggunakan program antivirus ini, padahal antivirus spesifik memiliki risiko yang besar jika tidak digunakan secara benar.

Antivirus spesifik hanya mampu mendeteksi satu jenis virus (dan mungkin beberapa variannya) dan biasanya mampu melumpuhkan virus di memori. Jika Anda menemukan suatu virus dan Anda yakin nama virusnya Anda bisa menggunakan Antivirus semacam ini, namun jika Anda tidak tahu, sebaiknya jangan coba-coba. Jika ternyata virus yang aktif adalah virus lain, yang tentunya tidak terdeteksi oleh antivirus ini, maka antivirus tersebut justru dapat menyebarkan virus yang ada ke seluruh file program yang diperiksanya.

Bahaya yang lebih menakutkan adalah jika antivirus salah mendeteksi suatu virus dan salah membersihkannya sehingga file program yang Anda coba untuk perbaiki justru menjadi rusak. Kejadian ini pernah terjadi misalnya pada kasus virus DenHard, virus ini benar-benar mirip dengan die hard, namun virus ini menggunakan teknik yang berbeda untuk mengembalikan header file yang asli, beberapa antivirus yang berusaha membersihkannya justru merusakkan file program tempat virus itu berada. Selain terjadi pada kasus virus DenHard, kasus inipun pernah (dan mungkin masih akan terus) terjadi pada beberapa virus. Salah satu alasan para pembuat virus membuat virus yang mirip adalah supaya virus tersebut sulit dibersihkan, karena para pembuat antivirus tidak suka jika virusnya dapat dengan mudah dibersihkan oleh user.

SUMBER BAHAYA PROGRAM ANTIVIRUS

Program Antivirus bisa berbahaya karena sebab-sebab berikut:

  • Beberapa program antivirus hanya menggunakan teknik sederhana yang bisa dengan mudah di-tipu oleh pembuat virus Misalnya program antivirus hanya memeriksa beberapa byte di awal virus, pembuat virus bisa saja membuat virus versi lain yang sama di bagian awal tetapi berbeda di bagian-bagian yang penting, misalnya di rutin enkripsi/dekripsi header file asli. Ini akan membuat program antivirus menjadi perusak file bukan penyelamat file. Beberapa antivirus juga dapat di tipu dengan mengubah-ubah file signature antivirus. File signature merupakan file yang berisi ID dari setiap virus yang dikenal oleh antivirus, jika ID tersebut di ubah maka antivirus tidak akan mengenalnya. Antivirus yang baik seharusnya dapat memeriksa jika file signature-nya berubah.
  • Program Antivirus tidak membuat backup file yang dibersihkan. Sering program antivirus (terutama yang spesifik) tidak menyediakan sarana untuk membuat backup file yang dibersihkan, padahal ini sangat penting andaikata proses pembersihan gagal.
  • Program Antivirus tidak melakukan self check. Self check itu perlu, program antivirus dapat saja diubah oleh orang lain sebelum sampai ke tangan pengguna. Program-program antivirus komersial biasanya melakukan self check untuk memastikan dirinya tidak diubah oleh siapapun, namun ada juga yang tidak dan ini berbahaya. Pada program-program antivirus lokal, yang sering disertakan pada beberapa artikel komputer, biasanya menyertakan source code-nya, sebaiknya Anda mengcompile sendiri source tersebut jika Anda ragu pada keaslian file exe-nya.
  • Program Antivirus residen bisa di matikan dengan mudah Antivirus residen yang baik seharusnya tidak bisa dideteksi dan di uninstall dengan mudah. Contoh antivirus residen yang kurang baik adalah VSAFE (ada di paket DOS). VSAFE bisa dideteksi dan dimatikan dengan menggunakan interrupt (coba Anda pelajari/debug program vsafe yang ada di DOS agar Anda mengerti). Pemakai akan mendapatkan rasa aman yang palsu dengan menggunakan antivirus semacam ini. Tidak ada rasa aman justru lebih baik dari rasa aman yang palsu.
  • Program antivirus tidak memberi peringatan kadaluarsa. Seiring dengan berjalannya waktu, virus-virus yang bermunculan semakin banyak dan tekniknya semakin canggih. Program antivirus yang baik sebaiknya memberi peringatan jika Antivirus yang digunakan sudah terlalu out of date. Ini penting supaya kejadian antivirus yang menyebarkan virus tidak terulang.

INILAH YANG PERLU ANDA LAKUKAN SEBAGAI PENGGUNA

Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus

  1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
  2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
  3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
  4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
  5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
  6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.

Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut:

Jika Anda menjalankan komputer pribadi

  1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
  2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
  3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
  4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.

Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.

SEBAGAI PROGRAMMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN

Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut

  1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
  2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
  3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
  4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
  5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
  6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
  7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
  8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
  9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
  10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.

Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Simpulan dan penutup

Kiranya setelah membaca artikel di atas, para pemakai dan programmer antivirus dapat mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai antivirus komputer. Sebagai pemakai antivirus, Anda harus lebih hati-hati, dan dengan rajin mengupdate antivirus Anda. Hal ini sangat perlu dilakukan, terutama bagi Anda yang terhubung ke Internet, sudah banyak virus yang menyebarkan dirinya lewat e-mail, dan dengan memanfaatkan beberapa bug dari perangkat email client Anda beberapa virus dapat menyebar tanpa Anda sadari (saat artikel ini dibuat, ada laporan dari sumber yang terpercaya bahwa ada bug di outlook yang memungkinkan attachment di eksekusi tanpa diketahui user).

Bagi para programmer antivirus, kiranya Anda tergerak untuk mempelajari lagi lebih banyak mengenai teknik-teknik virus, dan teknik-teknik untuk membasminya. Saat ini penulis virus di Indonesia belum terlalu banyak, tapi nanti ketika muncul berbagai virus dengan teknologi tinggi buatan bangsa sendiri, tentunya kita harus bisa membasminya (dengan baik dan benar tentunya), tidakkah kita akan malu, jika harus menggantungkan diri pada antivirus buatan luar negeri?.

Artikel ini bukanlah artikel yang lengkap mengenai pembuatan program antivirus yang baik, juga bukan tutorial yang lengkap mengenai penggunaan antivirus dengan baik dan benar, melainkan hanya sebuah artikel singkat agar para pemakai dan programmer lebih mewaspadai virus dengan lebih memperhatikan aspek antivirusnya.